Desa Wisata Wanurejo

Desa Wanurejo terletak di Kabupaten Magelang, Kecamatan Borobudur, Provinsi Jawa Tengah. Desa dengan luas 275,249 Ha ini terletak 600 meter di sebelah timur Candi Borobudur dan merupakan pintu gerbang masuk menuju kawasan candi.

Berdasarkan asal katanya, Desa Wanurejo diyakini berasal dari bahasa Sanskerta vanua yaitu desa, dan reja yang berarti makmur. Kata tersebut disebutkan dalam prasasti Mendut atau Karangtengah (812 M). Kata vanureja juga disebut dalam prasasti Canggal (732 M) sebagai desa yang makmur pada masa Mataram Hindu. Asal usul Desa Wanurejo diyakini berasal dari leluhurnya yaitu Bendara Pangeran Haryo Tejakusumo, seorang putra dari Sri Sultan Hamengkubuwana II dengan garwa ampean Dewi Rantamsari. Beliau bergelar Wanu Tejokusuma setelah diberi tanah perdikan bernama Wanarejo oleh Sri Sultan Hamengkubuwana II. Setelah dinobatkan sebagai adipati beliau menikah dengan Roro Ngatirah, putri dari Pangeran Puger dengan garwa ampean Siti Sundari. Untuk menghormati Eyang Wanu Tejakusuma nama desa Wanarejo diubah menjadi Wanurejo.

Desa Wanurejo merupakan salah satu desa wisata di Kawasan Candi Borobudur dengan tema khusus yaitu “Desa Wisata Budaya dan Kriya”. Desa ini memiliki berbagai aktifitas wisata edukasi dan budaya seperti membatik, menari, kegiatan home industry, dan lain-lain. Kekayaan budaya ini berasal dari sejarah dibalik berdirinya Desa Wanurejo itu sendiri.